Apa Itu Dropshipper? Yuk Kenalan Lebih Dekat!

Katakanlah seorang pembeli di suatu tempat memesan tiga produk, yang semuanya tersedia hanya dari reseller yang berbeda tempat. Bahkan jika kita ingin membebanan biaya ini kepada pembeli, mengotomatisasi perhitungan ini akan sedikit sulit. Jika kita bekerja dengan beberapa reseller – karena kebanyakan pengirim dropship yang kita lakukan – produk di web site kita akan bersumber dari sejumlah reseller yang berada di lokasi yang berbeda. Perbedaan terbesar antara dropshipping dan model ritel standar adalah bahwa penjual tidak memiliki persediaan barangnya sendiri. Karena itu, penjual akan mengambil persediaan barang yang diperlukan dari pihak ketiga – biasanya reseller grosir atau produsen seperti pabrik – untuk memenuhi pesanan. Pasang harga jual tidak terlalu rendah, tapi masih bisa bersaing dengan harga pasar.

Dapat menjual berbagai variasi produk atau jasa dari berbagai penyedia. Sebagai sebuah platform startup tentu kami membutuhkan dana untuk membiayai kegiatan operasional. Sebagian besar dana diperoleh dari biaya member dan diskon ongkir yang diberikan oleh pihak kurir. Reseller cenderung mendapatkan keuntungan lebih banyak dari pada dropshipper. Berikut ini mengenal apa itu reseller dan perbedaannya dengan dropshipper.

Mereka perlu mendatangkan lead sebanyak- banyaknya dan melakukan pemesanan ke supplier. Stok tersebut memang sangatlah penting, karena Anda tidak bisa menjual sebuah produk jika tidak mengetahui apakah stok yang akan Anda jual masih ada atau tidak. Anda bisa memilih provider dropship tangan pertama yang berkualitas maka Anda akan mendapat dukungan lewat keunggulan teknologi. Setelah Anda menentukan produk dan supplier yang tepat, langkah berikutnya adalah membuat akun di Tokopedia. Pada proses ini, isikan semua information diri Anda dengan benar, mulai dari nama lengkap, nomor handphone, dan alamat e mail yang legitimate.

Untuk menjadi reseller, Anda tentunya harus mencari produsen maupun provider yang tepat dan terpercaya. Bahkan media penjualan on-line yang akan digunakan pun harus media yang tepat. Dengan menggunakan sistem dropship maka anda tidak perlu menyediakan tempat untuk stok barang yang akan anda jual. Bahkan anda juga tidak perlu mengirim barang yang anda jual kepada pembeli, sebab hal tersebt telah dilakukan oleh provider. Peran dari dropshiper hanyalah sebagai gross sales atau marketer, namun tetap akan mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan.

Dinamika dalam bisnis senantiasa memunculkan model bahkan sistem kerjasama baru yang saling menguntungkan. Maka dari itu, hindari konsumen yang kerap terlambat saat mengirim pesanan, tidak menjaga kualitas produk yang dijual, menjual produk yang tidak sesuai dengan foto, atau malah asal mengirimkan produk. Jika memungkinkan, pilih partner yang sudah kenal secara pribadi. Slot Deposit Pulsa Meski terlihat sangat mudah, tanpa modal dan nyaris tanpa resiko, faktanya menjalankan bisnis dropship tidak semudah yang dibayangkan. Karena modal dari bisnis ini adalah kepercayaan dan kekuatan promosi, tentu ada beberapa trik yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis tersebut. Selain mudah untuk dimulai oleh para pemula, bisnis dropship ini juga digemari karena tidak memerlukan banyak aset.

Tentu anda hanya diwajibkan mempunyai perangkat pintar seperti smartphone, laptop atau komputer dengan didukung koneksi internet yang lancar. Bagi produk UKM yang terdaftar di Smesco akan mempunyai kesempatan untuk dipromosikan melalui program dropship kita. Selain itu, kita juga tidak perlu repot memikirkan proses produksi lagi karena sudah dilakukan oleh pemasok.

Apa itu dropshipper

Setelah itu, bangun komunikasi dengan Supplier dengan menanyakan element harga, stok, hingga spesifikasi produk secara lengkap agar kamu memiliki gambaran mengenai produk yang akan kamu jual. Cari provider yang memiliki stok “Continue” dan sewaktu – waktu tidak akan habis yang akan membuat penjualan tersendat. Peranmu sebagai Reseller adalah ‘menjual ulang’ dan ‘memasarkan’ barang dari provider dengan selisih harga tertentu. Tugas seorang Reseller hanya mempromosikan produk dari provider, lalu melakukan pembelian ke provider menggunakan alamat pembeli tanpa harus menerima produk dari supplier. Hal ini dapat Anda lakukan jika ingin menjadi dropshipper yang sukses. Analisa semua hal yang berkaitan dengan bisnis Anda kemudian evaluasi jika terdapat hal yang dianggap kurang efektif.

Maka dari itu, kamu harus memberikan perhatian ekstra terhadap pemilihan pemasok barang. Pastikan pemasok barang tersebut tak hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga handal dalam mengelola alur pengiriman barang. Memilih supplier yang salah akan mempersulit bisnismu, karena semua tanggung jawab kualitas dan pengiriman barang ada pada pemilik bisnis dropship, bukan pada pihak provider. Ada baiknya juga jika kamu melakukan uji produk terlebih dahulu dari beberapa provider dan menentukan siapa yang memiliki kualitas produk terbaik.

Jika memang pas, tinggal mencoba menjalin hubungan baik dengan provider tersebut. Untuk pembeli mereka akan mendapatkan barang yang mereka inginkan lebih mudah karena hanya perlu mereka pesan melalui gadget. Untuk pemasok sistem dropship ini membantu mereka memasarkan produk lebih luas.

Untuk menjadi dropship Anda harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu di distributor atau produsen. Namun Anda tidak perlu khawatir karena pendaftaran dropship sangat mudah dan cepat. Saat ini banyak toko yang membuka sistem dropship agar barang yang dimiliki cepat laku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *