Industri Spa Dorong Pariwisata Indonesia Semakin Berdaya Saing

Disebutkan pula bahwa pengembangan industri olahraga dilaksanakan melalui kemitraan yang saling menguntungkan agar terwujud kegiatan olahraga yang mandiri dan profesional. Sedangkan, masyarakat yang menjalankan usaha industri olahraga di Indonesia dapat bermitra dengan pemerintah. Dalam melaksanaan kemitraan dengan pemerintah, masyarakat yang menjalankan usaha industri olahraga perlu membentuk badan usaha. Menurut aturan tersebut, industri olahraga adalah kegiatan bisnis bidang olahraga dalam bentuk produk barang dan atau jasa. Salah satu jejak munculnya industri olahraga dapat dirujuk saat Peter Ueberroth sukses mengusung bisnis dalam penyelenggaraan Olimpiade Los Angeles pada 1984.

Demikian pula dengan kementerian lainnya, khususnya Kementerian Perdaganan dan Kementerian Koperasi dan Usaha Menengah dan Kecil dalam pelatihan ataupun ruang untuk pameran maupun pengembangan inovasi kuliner dan menghasilkan produk makanan yang berdaya saing. Pariwisata Indonesia menduduki peringkat ke-5 berdasarkan indikator daya saing harga yang dipublikasikan WEF. Faktor ini sejatinya bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri pariwisata nasional untuk menarik minat wisatawan asing lebih banyak lagi. Namun nyatanya devisa pariwisata Indonesia pada tahun 2017 yang sebesar US$ 12 miliar masih kalah jauh dari Thailand yang sebesar US$ 54 miliar.

Mencoba mengembangkan industri pariwisata di Indonesia

Data Thomson Reuters dan Dinar Standard sektor pariwisata halal bernilai USD137 miliar pada 2013 dan diperkirakan mencapai USD181 miliar pada 2018. Besarnya potensi tersebut membuat para pelaku industri pariwisata tidak mau ketinggalan untuk menggarap potensi tersebut dengan melakukan beberapa program dan inisiatif untuk menarik wisatawan halal. Diperkirakan bahwa hampir 9% dari total angkatan kerja nasional dipekerjakan di sektor pariwisata. Lebih lanjut penelitian ini juga menemukan beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah dan pelaku wisata kreatif di Pekalongan, yaitu tentang keberlanjutan dari strategi-strategi yang dilakukan. Sebagai contoh adanya telecenter yang sangat potensial bagi pengembangan wisata, namun kondisinya sudah tidak dapat difungsikan lagi dan juga showroom di kampung-kampung batik yang jarang dimanfaatkan. Hal ini menjadi catatan bagi pemerintah dan dan pelaku wisata kreatif di Pekalongan untuk dapat menyusun strategi yang bersifat lebih detail dan jangka panjang, sehingga sarana-parasarana yang telah dibangun tidak sia- sia.

Tidak berhenti di situ, potensi wisata Purworejo juga mencakup wisata alam, wisata budaya, hingga wisata sejarah . Pada period tradisional, memento yang berupa memorabilia hanya terbatas pada foto polaroid yang menampilkan foto sang wisatawan di suatu obyek wisata tertentu. Seiring dengan kemajuan tekonologi dan perubahan paradigma wisata dari sekedar “melihat” menjadi “merasakan pengalaman baru”, maka produk-produk kreatif melalui sektor wisata mempunyai potensi yang lebih besar untuk dikembangkan. Ekonomi kreatif tidak hanya masuk melalui something to buy tetapi juga mulai merambah one thing to do dan something to see melalui paket-paket wisata yang menawarkan pengalaman langsung dan interaksi dengan kebudayaan lokal. Walaupun tidak menghasilkan produk dalam jumlah banyak, industri kreatif mampu memberikan kontribusi positif yang cukup signifikan terhadap perekonomian nasional. Depertemen Perdagangan mencatat bahwa kontribusi industri kreatif terhadap PDB di tahun 2002 hingga 2006 rata-rata mencapai 6,3% atau setara dengan 152,5 trilyun jika dirupiahkan.

“Pada saat puncak pandemi, bulan Juli, kami jalan darat dari Jakarta ke Bali menemui pemda-pemda, kami membuat perjanjian kerja sama untuk mengembangkan halal tourism,” ujar Ketua Umum Amphuri, Firman M Nur. Selain itu, pemerintah juga bertanggung jawab atas pengelolaan sumber Bandar Togel Online daya alam seperti; flora dan fauna yang langka, air, tanah dan udara agar tidak terjadi pencemaran yang dapat mengganggu bahkan merusak suatu ekosistem. Oleh karena itu, penerapan semua peraturan pemerintah dan undang-undang yang berlaku mutlak dilaksanakan oleh pemerintah.

Namun, selama di Bali, mereka diwajibkan mengikuti itinerary atau jadwal yang telah ditetapkan oleh agen wisata. Mereka ditengarai menerapkan praktik monopoli, di mana wisatawan digiring untuk berbelanja di tempat yang telah mereka tentukan. Harga barang yang ditawarkan ternyata jauh lebih tinggi, dan pembayarannya hanya bisa dilakukan secara nontunai.

Menurut saya adanya wisata halal di Indonesia tentu tidak membatasi hadirnya wisatawan asing untuk berwisata di Indonesia. Hal tersebut malah menjadi keunikan tersendiri bagi Indonesia karena kita tau Indonesia bukanlah negara muslim dan kaya akan keberagaman namun tetap bisa menciptakan wisata halal. Sehingga dapat membuat suasana baru bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia. Menurut saya tidak, karena wisata halal merupakan konsep yang memang diperuntukkan bagi wisatawan mancanegara namun bukan berarti wisatawan non-muslim tidak bisa menikmati layanan wisata ini. Dalam konsep wisata halal ini terdapat fasilitas tambahan yang khusus diberikan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan muslim. Sehingga wisata halal ini tidak membatasi hadirnya wisatawan asing ke Indonesia.

Dalam hal ini, konflik tersebut dapat digambarkan dari adanya konflik antarsuku, ras, agama, antarprofesi, antarwarga, antarkelompok preman, maupun antarpelajar. Genosida dalam istilah sosiologi merupakan akan tindakan atau perilaku apa pun dari kelompok atau komunitas tertentu untuk menghancurkan dan menghilangkan seluruh atau sebagian suatu kelompok etnis, ras, bangsa, bahkan agama yang dilakukan secara besar-besaran. Primordialisme merupakan suatu pandangan atau paham yang menunjukkan sikap berpegang teguh pada hal-hal yang dibawa sejak lahir, seperti suku, agama, ras maupun klan. Namun ketika sikap primordial telah tertanam kuat dan berlebihan, ternyata hal tersebut dapat mendorong sikap untuk memicu konflik maka hal ini disebut sebagai etnosentrisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *